Kamis, 27 Oktober 2022

Mutiara Nasehat Nabi Muhammad Tentang Bahaya Mengejar Dunia Berlebihan

  Nabi SAW, saat ia berdiri di depan para sahabat dan bersabda: 

“Bukan kemiskinan yang aku khawatirkan kepadamu, tetapi yang aku khawatirkan kepadamu adalah bahwa dunia, yang akan disajikan untukmu seperti yang disajikan untuk orang-orang sebelum kamu (dilapangkan harta), kemudian kamu akan bersaing untuk itu, dan itu akan menghancurkanmu, sama seperti menghancurkan mereka.” (HR. Ibn Majah)


Nasehat diatas mengandung pesan yang sangat bermakna terutama bagi kehidupan manusia dari jaman dahulu sampai masa depan kelak masih akan relevan bahwa cinta dan rakus dunia akan menghancurkan umat manusia tidak hanya menghancurkan agama, banyak orang lupa umur manusia sangat singkat paling lama 70 tahun bahkan jarang sekali jaman sekarang yang melebihi 50 tahun. Banyak kematian mendadak. 

Namun ambisi manusia yang tak terbatas lupa akan umur mereka yang terbatas, setelah mencari harta yang sebanyak banyaknya mereka tentu lupa ibadah lupa beramal dll. Umur dihabiskan untuk kerja, kerja dan bisnis. Sampai suatu ketika belum sempat mereka menikmati hasilnya, misal untuk hidup enak santai dan sebagainya malah mati duluan. kemudian harta mereka hanya menjadi rebutan anak dan sodara mereka yang masih hidup. Dan hal itu malah menambah siksa kuburnya. 

Manusia demikian apakah terbesit bahwa kita hidup didunia lahir sebagai manusia lemah kemudian diberi akal, apakah tidak digunakan untuk memikirkan kekuasaan Allah yang maha luas ini. Bumi yang kita tinggali hanya setitik didebu disemesta, hanya anggota planet tata surya, didalamnya sebuah galaksi, galaksi pun cuma titik kecil dibandingkan superkluster bahkan berpikir sampai multidimensi, apakah pemikiran mereka sampai kesini? Tentu tidak manusia yang sudah terbutakan duniawi tak ada yang dipikirannya selain uang dan uang. Lupa bahwa Tuhan semesta mempunyai kerajaan langit yang jauh lebih megah dan maha besar dari apa yang mereka pikirkan soal sekedar materi dan kekayaan yang sementara.

Mereka sudah lupa cara menikmati hidup yang sebenarnya. Lupa kita hanya mahluk hina dari tetesan mani yang keluar dari kemaluan yang hina. Diberi akal dan badan sehat kemudian mencari harta tidak peduli dari mana halal atau haram, dan kemudian setelah memperoleh kekayaan berjalan dengan congkaknya dimuka bumi. Menghina mereka yang tidak mampu dan enggan untuk bersedekah kepada yang membutuhkan. 

Cara kita menikmati hidup menurut islam  adalah beribadah, karena manusia diciptakan untuk ibadah seperti dalam al-Qur'an. Maknanya segala sesuatu niatkan ibadah, mencari ilmu, mencari pengalaman, bekerja atau bahkan ketika berjalan jalan wisata dimuka bumi bisa bernilai ibadah, niat tafakur merenungkan kekuasaan Allah yang besar itu juga ibadah. Jadi ibadah tidak melulu shalat, puasa dan zakat saja. 


Setelah memiliki harta dan sukses banyak orang lupa cara menikmati hidup. Mereka yang menikmati hidup sudah pikirannya terlepas dari uang, utamakan kebahagiaan diri dan keluarga daripada soal perburuan materi. Kalau pun sukses dan punya harta banyak misal miliaran, ingatlah kita mati kita tidak akan pernah bisa membawa harta kita oleh karena itu sebisa mungkin kita gunakan sebaik baiknya, jangan dihambur hamburkan, lakukan dan belikan sesuatu yang bernilai ibadah, beramal dan bersedekah semisalnya. Atau mendirikan sebuah lapangan kerja yang berguna bagi orang banyak, atau mendirikan yayasan pesantren dan yatim piatu, membangun jalan dan jembatan dsb. Bukan hanya dihamburkan membeli kendaraan dan rumah mewah dll. Kelak harta anda (yang digunakan beramal baik) bisa menolong anda saat kesulitan kelak di hari pengadilan, inilah harta yang dibawa sampai mati, yaitu harta yang bermanfaat bagi kebaikan orang banyak. 

Yang kita makan hanya sepiring nasi, kemudian apakah ketika anda mempunyai harta semisal 100 miliar atau bahkan triliun kemudian mampu melahap nasi se bak mobil sekaligus? tentu saja tidak bukan? Padahal rejeki kita sesungguhnya adalah yang kita makan dan kita nikmati bukan yang kita tumpuk tumpuk, punya harta miliaran tidak akan bisa anda nikmati semuanya, ketika mati pasti ditinggalkan.  Carilah dunia secukupnya jika sisa banyak gunakan untuk beramal dan menyiapkan masa depan anda. Terutama masa depan ahirat. Belanjakan untuk kebaikan jangan digunakan untuk keburukan agar kelak tidak menjadi siksaan bagi anda. 

Jika anda pernah mendengar cerita harta qarun yang dipendam ke perut bumi beserta orangnya itu adalah contoh azab bagi kaum yang terbutakan dunia. awalnya saat miskin ia sangat rajin beribadah kemudian setelah kaya malah jadi congkak dan menyombongkan diri lupa ibadah dan bersedekah, membantu sesama dll. Akibatnya Allah mengazabnya seluruh kekayaannya yang seperti gunung emas itu tenggelam beserta dirinya keperut bumi dan mustahil bisa ditemukan kembali kemungkinan sudah meleleh menjadi magma cair. Naudzubillah itu adalah siksaan neraka dunia sebelum kaum kikir pelit medit ini merasakan siksa di ahirat.



Jumat, 21 Oktober 2022

Download Ebook Mengenal Gerakan Ikhwanul Muslimin




Di Indonesia kita mengenal PKS, atau partai keadilan sejahtera, partai ini juga cabang dari ihwanul muslimin karena tokoh2nya juga kebanyakan menganut paham ikhwanul muslimin dari mesir. Ideologinya adalah beragama dan berpolitik. Yusuf Supendi, salah satu pendiri Partai Keadilan--cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera--memastikan awal pendirian partai itu pada Juli 1998 dibantu oleh banyak tokoh Ikhwanul Muslimin di Mesir dan Timur Tengah.

Tokoh-tokoh di awal pendirian PKS, kata Yusuf, merupakan aktivis Ikhwanul Muslimin di Indonesia. Gerakan ini sendiri awalnya digagas sejumlah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Madinah, Arab Saudi, termasuk Yusuf sendiri dan KH Hilmi Aminuddin.


Ikhwanul Muslimin adalah pergerakan Islam yang didirikan oleh Hasan Al Banna (1906-1949 M) di Mesir pada tahun 1941 M. Diantara tokoh-tokoh pergerakan itu ialah : Said Hawwa, Sayyid Quthub, Muhammad Al Ghazali, Umar Tilimsani, Musthafa As Siba'i, dan lain sebagainya.


Sejak awal mula didirikan pergerakan ini banyak dipengaruhi oleh pemikiran Jamaludin Al Afghani, seorang penganut Syi'ah Babiyah, yang berkeyakinan wihdatul wujud (bersatunya hamba dengan Dzat Allah), bahwa kenabian dan kerasulan diperoleh lewat usaha, sebagaimana halnya menulis dan mengarang. Dia --Jamaludin Al Afghani-- kerap mengajak kepada pendekatan Sunni-Syiah, bahkan juga mengajak kepada persatuan antar agama (Lihat Dakwah Ikhwanul Muslimin fi Mizanil Islam Oleh Farid bin Ahmad bin Manshur halaman 36).


Gerakan itu lalu bergabung ke banyak negara seperti : Syiria, Yordania, Iraq, Libanon, Yaman, Sudan dan lain sebagainya. (Lihat Al Mausu'ah Al Muyassarah halaman 19-25).


Ia (Jamaludin Al Afghani) telah dihukumi/dinyatakan oleh para ulama negeri Turki, dan sebagian masyayikh (para Syaikh Ahlus Sunnah) Mesir sebagai orang Mulhid, kafir, zindiq, dan keluar dari Islam.


Farid bin Ahmad bin Manshur menyatakan bahwa Ikhwanul Muslimin banyak dipengaruhi oleh pemikiran Jamaludin Al Afghani pada beberapa hal, diantaranya :

1. Menempatkan politik sebagai prioritas utama
2. Mengorganisasikan secara rahasia
3. Menyerukan peraturan hukum demokrasi
4. Menghidupkan dan menyebarkan seruan nasionalisme
5. Mengadakan peleburan dan pendekatan dengan Syiah Rafidhah, berbagai kelompok sesat, bahkan kaum Yahudi dan Nasharani. (Lihat Ad Dakwah halaman 47)


Oleh sebab itu, jamaah Ikhwanul Muslimin banyak memiliki penyimpangan dari kaidah-kaidah Islam yang dipahami As Salaf As Shalih. Di antara penyimpangan tersebut misalnya seperti pembahasan selanjutnya.



Selasa, 13 September 2022

Wahai Kaum Muslimin, Kiamat Makin Dekat Ke arah Manakah Kita Berjalan?


Iman kepada hari akhir adalah salah satu kewajiban yang harus diyakini setiap muslim. Kiamat hanya Allah yang tahu persis kapan terjadinya namun kita telah diberitahu tanda-tandanya oleh Allah melalui pentunjuk dari Rasulullah supaya kita bisa mengantisipasi berbagai macam fitnah yang ditimbulkan diakhir zaman ini.


Kiamat menurut jenisnya ada 2 yaitu kiamat kubra dan kiamat sughra. Kiamat kubra (kiamat besar) yaitu hari dimana terjadi musnahnya segala macam kehidupan secara bersamaan dan setelah hari itu tidak ada kehidupan lagi kecuali kehidupan sesudah mati. Sedangkan kiamat sughra (kiamat kecil) adalah berakhirnya sebagian kehidupan dimuka bumi contohnya kematian seseorang, bencana alam, tanah longsor, gempa, tsunami termasuk kiamat kecil.


Sebelum kiamat tiba rasulullah telah menjelaskan tanda-tandanya. Tanda dekatnya hari kiamat ada 2 yaitu tanda kiamat besar dan tanda kiamat kecil. Dalam sebuah hadits Dari Huzaifah bin Asid Al-Ghifari Ra. ia berkata

“Datang kepada kami Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan kami waktu itu sedang bertukar pikiran. Lalu beliau bersabda: “Apa yang kamu bicarakan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbicara tentang hari qiamat.” 


Lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya. “Kemudian beliau menyebutkannya: ” Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam Alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab, yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia ke Padang Mahsyar mereka.” 

(HR. Muslim)

Namun dalam pertemuan kali ini kita baru akan menjelaskan tanda kiamat kecil yang telah terjadi sekarang ini. Tujuan kita mempelajarinya adalah supaya terhindar dari fitnah itu. Ibarat orang tidak akan masuk lubang kalau dia tahu dihadapannya ada lubang yang menganga, berbeda dengan orang yang dungu tidak tahu apa-apa lalu tergesa-gesa dan akhirnya terperosok kelubang itu. Memang kebanyakan orang Di jaman sekarang Kalaulah sebagian orang mendekat kepada agama, itu karena pelarian dan kejenuhan dari arus materialisme dan kecintaan kepada dunia yang berlebihan, aliasnya ingat Allah kalau pas lagi kesusahan giliran pas lagi senang mereka lupa kepada Allah.


 Zaman makin akhir. Hari kiamat kian dekat. Isyarat-isyarat mengenai akhir zaman yang disampaikan Rasulullah saw. kian hari kian terbukti dan nyata. Tanda-tanda dekatnya hari kiamat berupa fenomena keburukan-keburukan dan keterbalikan- keterbalikan kian tampak jelas di sekitar kita bahkan menimpa kita. Memang diakhir zaman banyak terjadi peristiwa yang aneh-aneh, namun hal itu sudah teranggap biasa oleh masyarakat karena dungu terhadap ilmu agama. Dalam suatu hadits Rasulullah saw. bersabda: 

Sesungguhnya di antara tandatanda qiamat adalah bila ilmu diangkat, kebodohan eksis (tetap berlangsung), khomer diminum, dan zina mewabah.(H.R. Bukhari)


 Hadits ini menjelaskan bahwa di antara tanda-tanda dekatnya hari Kiamat adalah diangkatnya ilmu. Tidak sekedar ilmu karena di akhir zaman, ilmu justeru berkembang pesat. Tapi ilmu yang diangkat dan dilenyapkan adalah ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu yang mengantarkan seseorang pada ketundukan dan kepatuhan kepada Allah swt. 


Indikasi diangkatnya ilmu yang mulia ini adalah diwafatkannya ulama-ulama yang bertakwa, ikhlas, dan mendalam ilmunya karena merekalah sumber ilmu yang benar. Pada saat yang sama, kebodohan merajalela. Tidak sekadar bodoh, tapi bodoh terhadap ilmu-ilmu agama dan ilmu tentang penghambaan kepada Allah swt. Dan oleh karena ilmu diangkat dan kebodohan merajalela, masyarakat menjadi mengabaikan hukum-hukum Allah swt. Khamer dengan segala jenisnya seperti narkoba serta perzinaan yang menjadi indikasi kerusakan masyarakat akhirnya mewabah dimanamana dan bisa jadi terang-terangan.

Tentang tanda-tanda dekatnya hari kiamat yang lain, sahabat Abdullah bin Mas?ud ra. menceritakan dalam sebuah hadits mauquf: 

Bagaimana dengan kalian bila kalian diselimuti fitnah. Anak kecil tumbuh menjadi dewasa di dalam fitnah itu. Orang tua pun menjadi pikun di dalamnya. Dan fitnah itu dijadikan tuntunan. Jika suatu hari fitnah itu dirubah (maksudnya ada yang berusaha mengatasi fitnah-fitnah itu atau melawan arus fitnah itu), dikatakan: ?Ini orang keluar dari kebiasaan (baca: nyeleneh).

 Kapan hal itu terjadi? Yaitu ketika orang-orang yang dapat dipercaya di antara kalian menjadi sedikit. Pejabat-pejabat (aparat keamanan) menjadi banyak. Orang-orang yang mendalam ilmunya menjadi sedikit. Suatu ilmu diperdalam tidak untuk (kepentingan) agama. Dan ketika dunia dicari dengan menggunakan amal akhirat (jual agama untuk materi dunia). (H.R. Abdurrazzaq).


Hadits ini sangat mengena dijaman ini meski jarang orang mendengarnya, hadits ini hadits asing yang sangat beruntung jika kita termasuk orang yang mendengar atau mengetahuinya karena sangat relevan dijaman ini. Hadits ini  menerangkan datangnya fitnah (gangguan atau kerusakan beragama) mengiringi dekatnya hari kiamat. Anak-anak tumbuh dengan cepat (cepat besar) atau cepat bongsor dan dididik dengan fitnah (kekacauan) itu semenjak kecil hingga dewasa. Mereka tidak mengenal jatidiri kebenaran. Contoh gamblang saja, hadirnya jaman android dengan fenomena tiktok, instagram dan media sosial sekarang ini yang condong mengajarkan manusia hedonisme cinta dunia, pamer aurat tanpa malu, berlomba lomba dalam materi dll, tak ketinggalan pula wanita wanita berhijab yang seharusnya edukasi atau menyiarkan agama ataupun lantunan ayat justru ikutan goyang seksi, pamer kecantikan dll naudzubillah,

Hari ini  sejak kecil anak anak manusia dididik dalam fatamorgana dunia ini yang serba iming2 syahwat dan hawa nafsu mereka tidak mengenal ilmu agama sama sekali, ahirnya apa yang mereka lalukan sesat mereka pikir anggap itu benar dan lumrah jika ini berlanjut generasi ke generasi seperti ini bisa ditebak kiamat moral yang juga akan menyebabkan kiamatnya alam, naudzubillah.

Turunnya azab, kesengsaraan, kekeringan, bencana alam dan sebagainya jika kita sadar semua itu adalah ganjaran kemaksiatan kemaksiatan yang manusia lakukan dan dianggap lumrah. 

Mereka terdidik di atas penyimpangan fithrah kebenaran. Orang-orang tua pun menjadi pikun alias tidak ingat lagi mana kebenaran dan mana kebatilan akibat terjangan fitnah itu. Keadaan baur dan kacau. Fitnah yang buruk itu malah dijadikan tuntunan. Tontonan menjadi tuntunan dan tuntunan menjadi tontonan. Anak lebih kenal televisi daripada sejarah islami. Kalau jaman ini lebih kenal seleb tiktok, artis kpop, youtuber dll yang mana isinya kebanyakan menyiarkan kemaksiatan dan lupa kehidupan sesudah mati, seperti pamer kecantikan ketampanan, kekayaan, bahkan pamer aurat.


Kalaulah ada sebagian orang mendekat kepada agama, orang-orang yang baik-baik ini justru dikatakan sebagai orang yang nyeleneh alias tidak biasa (asing).Contoh saja kita dakwah dan menyerukan kebenaran wahai uhti uhti wajah kalian dengan murahnya kalian pamerkan gratis dimedia sosial kadang joged2 mengundang birahi kaum pria apa kelak kamu mampu menahan azab Allah?

Jawaban mereka pasti menentang dan mencela dan mengolok olok entah dikatakan kaum muncul dari gurun baru turun gunung sok alim sok suci dll. 

 Keadaan buruk ini terjadi ketika orang orang yang dapat dipercaya (amanat) semakin sedikit. 

Begitu juga akan susah mencari orang jujur. Yang dominan justru orang-orang yang luntur prinsipnya. Atau penghianat. Idealisme makin mahal. Suka berubah ubah sikap. Cenderung melanggar janji. Bertipe laksana amir (pejabat dan penguasa). Namun Korup dan sewenangwenang.  keberadaan orang-orang yang faqih (yang mendalam ilmunya di bidang agama) menipis. Sebaliknya yang banyak adalah orang-orang yang kosong ilmu tapi berbunyi nyaring. Iya, banyak yang mencari dan menekuni ilmu, tapi bukan ilmu agama, melainkan ilmu-ilmu lain (yang tidak dihubungkan dengan agama) dalam rangka mengejar aspek keduniaan. 


Orang jarang memasukkan anaknya ke pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan Islam. Sementara sekolah-sekolah dan tempat-tempat kursus yang menjanjikan materi pendaftarnya membeludak. Orang berbangga dengan ilmu non-agama, sedang dengan ilmu agama rendah diri. 

 

Kalaupun ada sebagian yang bergumul dengan ilmu-ilmu agama dan aktivitas aktivitas akhirat, visi dan misi di dalamnya rusak. Mereka memanfaatkan ilmu-ilmu agama dan aktivitas-aktivitas akhirat itu untuk mencari dunia. Lihai bicara agama, tutur katanya halus, memikat, enak didengar, namun apa yang ada di lidahnya berbeda dengan yang tersimpan di dadanya. Susah mencari orang yang lugu, polos, dan apa adanya. Kebanyakan jaman ini seperti dikatakan hadits diatas dakwah karena ada maksud lain entah materi entah ingin naik posisi dll


Rasulullah saw. bersabda: ?Sesungguhnya hal yang paling aku khawatirkan terhadap kalian sepeninggalku kelak adalah orangorang munafiq yang alim lidahnya. (H.R. Ahmad) 


Dan banyak lagi fenomena-fenomena buruk lainnya sebagai pertanda dekatnya hari kiamat yang saat ini justru menjadi realitas kehidupan kita sehari-hari.

 

Realitas-realitas buruk tersebut tidak semestinya menjadikan kita pesimis. Kita menjadi menyerah (istislam) dengan keadaan. Kita menjadi surut dalam beramal, dalam mencari ilmu, dan dalam melakukan dakwah amar makruf nahi munkar. Kita berpangku tangan melihat berlangsungnya realitas-realitas buruk tersebut. Ini tidak boleh terjadi, karena beramal, mencari ilmu, dan berdakwah adalah kewajiban yang orang muslim laki-laki dan perempuan diperintah melaksanakannya, kapan dan di mana saja, sesuai dengan batas maksimal kemampuan masing-masing. Kita, umat Islam, adalah orang-orang yang mukallaf (diberi beban hukum) oleh Allah swt.

 

Kita diperintahkan untuk menyelamatkan diri kita dan keluarga kita dari api nereka. Kita memilik hak wiqoyah (hak berlangmenjaga) terhadap diri dan keluarga kita. Bagaimana supaya kita dan mereka tidak masuk ke dalam neraka. 


Firman Allah swt.: Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. (Q.S. at- Tahrim: 6) 


Dan kelak kita semua akan dimintai laporan pertanggungjawabannya. Bagaimana suami mengarahkan isteri. Bagaimana isteri mengatur rumah suami. Bagaimana suami-isteri mengelola rumah tangga dan mendidik anak-anaknya. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.


 Sabda Rasulullah saw.: Orang laki-laki menjadi penggembala (pemimpin) atas keluarganya dan dia akan dimintai pertanggungjawaban. Orang perempuan menjadi penggembala atas rumah suaminya dan dia juga akan dimintai pertanggungjawaban.(H.R. Bukhari)


Dalam riwayat yang lain disebutkan: seorang perempuan menjadi penggembala (mengelola) atas rumah suaminya sekaligus atas anak suaminya (rumah tangga). (H.R. Mundziri).


 Pendek kata, tidak ada sikap menyerah terhadap keadaan. Amal-amal yang bagus dan benar seperti ibadah, mencari ilmu, dan berdakwah, sekuat kemampuan kita, tidak boleh surut dan luntur dalam keadaan apapun. Betapa pun dunia rusak serusak-rusaknya, umpamanya, kebenaran dan kebaikan harus kita tegakkan. Dan tanggung jawab ini kelak akan dimintai laporannya dihadapan Allah dan semua ada balasannya. Ada dosa dan pahala di dalamnya semua akan sama balasannya sesuai perbuatannya kelak. Jalan yang lurus di zaman akhir yang dipenuhi godaan dan berbagai fitnah dan keburukan-keburukan


Saat ini kita umat islam krisis guru krisis ulama, kalaupun ada itu hanya ustadz seleb yang jual mahal suaranya ditelevisi dan acara acara tertentu. Jika mencari guru agama yang sebenar benarnya mungkin sangat sulit karena seorang guru atau ulama harusnya memiliki minimal 5 karakter yaitu :

1) ilmu,

2) makrifat (kesadaran diri),

3) ketawadhu'an,

 4) amaliah (mempraktikkan ilmunya), dan

5) takwa.

Kebanyakan ulama sekarang ini ilmunya cetek tapi sudah banyak bicara dia sendiri tidak punya kesadaran diri malah cenderung tergoda duniawi, jauh dari ketawadhu'an, perbuatannya malah bertolak belakang dari apa yang ia katakan tentu masih jauh dari kata takwa yaitu secara mendasar merasa diawasi Allah dimanapun berada sehingga mikir 2 kali berbuat dosa meski ia sendirian. Sekarang amat sangat sulit mencari orang yang takwa lagi berilmu. 


Ahir kata 

- Menjaga agama di akhir zaman ini sangat sulit godaan duniawi jauh lebih berat daripada zaman sebelum majunya teknologi

- Sebelum mengurusi kehidupan dan menasehati orang lain baiknya kita nasehati dulu kita dan keluarga kita sendiri, karena Allah menyuruh kita dalam firmannya jagalah kamu dan keluargamu dari siksa neraka, bukan menyuruh jagalah orang sekitarmu, tetanggamu dan rakyat2mu atau bawahan2 mu atau bahkan orang tak dikenal dari siksa neraka.

- Dijaman yang serba sulit ini kita hanya bisa berdoa kepada yang maha guru dan maha mengetahui supaya kita terhindar dari godaan fitnah akhir zaman sehingga tidak termasuk kaum yang merugi di akhirat, amin



Rabu, 27 Juli 2022

Testimoni Kisah Hidup Seorang Penjudi Online, Keluarga Hancur, Jadi Maling Sampai Mau Bunuh diri






Buat orang yg saat ini senasib dengan saya, saya cuma bisa bilang sabar karena saya pernah merasakan nasib di posisi kamu.

Ancur seancur-ancurnya, motor ku gade sampe ga bisa ke tebus, nikah dibawah tangan (nikah siri) karena terpaksa korban dr judi online, berbulan setelah menikah masih menikmati judi online sampai akhirnya saya kekurangan modal dan jadi maling, malu nya ketangkep di kampung sendiri dan di keroyok depan mata istri, hutang dimana2 hidup udah ga ada gairah

akhirnya saya merantau kerja laut sebagai nelayan untuk introspeksi diri juga menutup aib, saat saya pergi ke laut istri pergi meninggalkan saya dan memilih untuk tidak melanjutkan pernikahan, saat itu saya hampir bunuh diri tapi ditahan orang Tegal, dikasih motivasi agar jangan putus asa.

Jauhi semua yang berbau judi,slot dll Kalo bisa ga usah pegang ATM apalagi sistem mbanking di android dll. Itu aja saran saya. Dekat dengan keluarga makan seadanya ga usah muluk-muluk pengen ini itu. Makan+sambel+tempe asal perut kenyang udah enak.Yang masih berkecimpung semoga bisa bertobat sebelum merasakan hal yang sama seperti saya.

(Testimoni Seorang Penjudi Inisial Darkmoon)


Tanggapan Admin :

Ya memang seperti lagu roma irama entah judi online atau offline sama aja menjanjikan kekayaan menjanjikan kesenangan tapi bohong itu semua awal dari kemiskinan dan kehancuran kata bang rhoma, sedangkan dalam alQur'an sudah jelas judi haram dosa besar jika mengaku muslim sebaiknya jauhi dan bertaubat. Sebelum azab dunia ahirat menanti. 

Setan memang suka iming imingi kita kebahagiaan dan kesenangan jika banyak harta apalagi diperoleh dengan cara instan dan cepat tentu saja banyak manusia tergiur. Tetapi sebenarnya sebanyak apapun kekayaan apa yang jadi rejeki kita hanya apa yang kita makan, mau kita hari ini punya 1000 triliun juga tak mungkin kita makan 1000 piring nasi dalam sehari, tetap saja kita makan 1 piring 3x sehari tak bisa lebih kalaupun kebanyakan makan malah jadi penyakit lambung. Sedangkan sisa dari harta jika tidak disedekahkan pastinya akan menjadi tanggungan kita diahirat kelak akan dipertanyakan dan akan dipertanggung jawabkan darimana kekayaan dan untuk apa dibelanjakan, Ketika manusia mati meninggalkan banyak harta malah dijadikan bahan perebutan warisan oleh anak cucu hal ini menjadikan si mayat bertambah siksa kuburnya, naudzubillah itulah dunia hijau dan menyilaukan tapi sekejap mata, kemudian ketika mati manusia hanya bisa menyesal hidupnya hanya untuk urusan harta untuk bekal ahiratnya sampai lupa dan pada ahirnya sesal di ahirat tiada guna, mumpung masih didunia mari kita menyesali apa yang telah kita lakukan kesalahan kesalahan kita, kita renungkan kita bertobat menuju kebenaran selama masih diberi nafas.

Seperti kata ulama, surga dunia itu letaknya dalam hatimu bukan dalam hartamu atau pangkat jabatanmu, mau sebanyak apapun harta tapi jika Allah tidak memberikan dia sifat syukur, maka terasa sempit dan merasa kurang terus hidupnya seperti dikejar2 sesuatu yang tak tampak. 

Siapa yang tak ingin surga? semua pasti menginginkannya bukan? tapi surga ahirat adalah cerminan dari dunia, jika didunia kita sudah merasakannya insa allah diakhirat kita juga bisa merasakannya lebih dari itu, Nampak nya banyak yang salah fikir bahwa surga dunia adalah wanita, harta dan jabatan tinggi punya segalanya itu benar2 salah besar, surga dunia adalah merasa cukup atau qona'ah dengan pemberian Allah dan selalu bersyukur semua karunia Allah, dan selalu bersabar dan tetap tenang dalam segala situasi didunia ini yang tak menentu dan penuh cobaan. 

Jika seorang hamba diberikan ketenangan jiwa dan pikiran untuk tidak terlalu mengejar dunia (dengan  halalkan segala cara maupun instan pengen cepat kaya) dan selalu bersyukur apa yang ada, selalu berusaha mencari rejeki yang halal, dan tidak ada keinginan merugian diri sendiri dan orang lain itulah surga dunia. 

Apalagi kita diberi nafas kemudian diberikan kesempatan untuk melihat kekuasaan Allah seperti pemandangan alam, laut, awan, langit dan pegunungan sungguh itu adalah sebuah hal langka dimata semua orang, ketika semua orang buta tujuan hidup dan lupa menikmati kehidupan, karena sibuk mengejar harta lalu mati sia sia. Bersyukurlah kita yang hanya dikaruniai hidup sederhana, keluarga yang tentram, bebas dari lilitan hutan dan tekanan orang lain. Dan diberi kesempatan Allah untuk melihat tanda tanda kekuasanNya, itulah surga dunia.

Sedangkan surga dunia menurut anggapan umumnya manusia yang telah terhasud syaitan adalah dunia malam, dugem, obat2 terlarang, wanita pelacur, minuman keras, uang melimpah, kendaraan mewah, ketenaran dll ternyata hakikatnya itu adalah neraka baik didunia berupa siksaan batin (seakan hidup tak tenang selalu sempit meski ditengah hiruk pikuk keramaian) maupun neraka ahirat siksaan yang pedih. 


Rabu, 20 Juli 2022

Download Kumpulan Artikel dari situs almanhaj.or.id (CHM)

 


kumpulan artikel dari situs almanhaj.or.id dimana nama-nama kategori dalam file CHM ini telah mengalami penyesuaian dan pengeditan. Kami berkewajiban untuk menyampaikannya kepada kaum muslimin yang insya Allah dalam rangka menegakkan kebenaran dan menyingkirkan kebodohan dengan berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah menurut pemahaman para sahabat dan para pengikutnya. Anda bebas mendistribusikan dengan rasa tanggung jawab. Juga diperbolehkan mengutip sebagian atau seluruh isi artikel dengan menjaga keilmiahan dan mencantumkan sumber rujukan dengan jelas dan penuh kejujuran.

Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselesaikannya website almanhaj.or.id dan file ini. Qoddarullah!

@2007

DOWNLOAD EBOOK 

SERVER DIRECT LINK

Mutiara Nasehat Islam : Tentang Bahaya Sifat Riya' dan Sombong

 "Sesungguhnya hati manusia dihadapi oleh dua macam penyakit yang amat besar jika orang itu tidak menyadari adanya kedua penyakit itu akan melemparkan dirinya kedalam kehancuran (kehinaan dunia dan siksaan ahirat) dan itu adalah pasti, kedua penyakit itu adalah riya dan takabur, maka obat dari pada riya adalah : (Hanya kepada-Mu kami menyembah) dan obat dari penyakit takabur adalah : (Hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan)"

(Ibnu Taimiyyah)


Maukah kalian aku beritakan tentang penghuni neraka ; yaitu setiap orang yang berperangai jahat serta kasar, orang gemuk yang berlebih-lebihan dalam berjalannya, dan orang-orang yang sombong". 

(Hadits Riwayat Al-Bukhari)

Catatan : orang gemuk disini juga bisa berarti orang yang banyak harta serta membangga banggakannya berjalan depan manusia dengan angkuh. Jaman dahulu sulit pangan kemungkinan yang gemuk2 mereka yang hidup berkecukupan dan termasuk golongan orang kaya. 


Tidaklah masuk surga barang siapa yang di dalam hatinya terdapat kesombongan yang sebesar biji dzarah (atom) sekalipun". 

(Hadist Riwayat Muslim)


Ada tiga hal yang dapat membinasakan diri seseorang yaitu : Kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti serta seseorang yang membanggakan dirinya sendiri". 

(Hadits riwayatAl-Bazzar dan Al-Baihaqi )


Sesungguhnya penyakit yang paling besar serta mematikan yang menimpa hati manusia,  menjadikan amalan-amalan sia-sia, juga merusak seluruh perbuatan manusia serta melahirkan kekerasan dan kekejian adalah  Riya dan Ujub

(Ashabul Muslimin)


"Sesungguhnya seorang hamba melakukan perbuatan kebaikan lalu perbuatan baiknya itu menyebabkan ia masuk neraka, dan sesungguhnya seorang hamba melakukan perbuatan buruk lalu perbuatan buruknya itu menyebabkan dia masuk neraka, hal itu dikarenakan perbuatan baiknya itu manjadikan ia bangga pada dirinya sendiri sementara perbuatan buruknya menjadikan ia memohon ampun serta bertobat kepada Allah karena perbuatan buruknya itu".

 [Said bin Jabir ]


"Seseorang yang melakukan riya' pada hakekatnya ia tak melakukan ibadah untuk Allah tapi ibadah untuk dirinya sendiri". 

(Ashabul Muslimin)


Nah itu dia kumpulan nasehat dari hadits nabi dan nasihat dari para ulama tentang bahaya sifat riya' (pamer amal) serta takabur atau sombong, Yang mana bisa menghabiskan amalan baik menjadi sia sia tak ada pahalanya. Jika kita dikarunai kelebihan baik berupa kekayaan, ilmu, jabatan, rupa fisik menawan, keluarga yang mapan dan lain sebagainya jangan sampai kemudian membuat kita menyombongkan diri dan merendahkan orang lain karena kelak apa yang kita miliki bisa jadi berbalik menjadi penghapus kebaikan kebaikan kita sehingga menjadi orang yang bangkrut di ahirat.

 Bangkrut terburuk adalah banyak pahala kemudian pahala itu di kurangi sampai habis untuk membayar semua dosa dosanya termasuk dosa takabur yang begitu beratnya sehingga amal sebanyak apapun malah habis sia-sia. naudzubillah


Rabu, 13 Juli 2022

Apa arti Toghut dan Kenapa Sering diJadikan Alasan Melakukan Terorisme??

 


Kenapa teroris selalu incar polisi? Karena mereka anggap tentara toghut (tentara firaun, tentara kafir, tentara berhala, tentara musuh islam dll). padahal cuma pihak keamanan negara yang mengamankan lalu lintas kendaraan ataupun kriminal. Tidak sama sekali memerangi islam karena justru polisi banyak juga yang islam. Meski sebenarnya profesi ini syubhat dan sebaiknya cari profesi lain yang lebih baik dan tidak madhorot karena dianggap suka malak orang kecil, segala proses birokrasi negri ini selalu dipersulit oleh aparat kepolisian intinya adalah uang dan uang. Tapi bukan berarti mereka ini toghut tapi mereka ini hanyalah kumpulan orang zalim yang harusnya dinasehati dan diarahkan kepada keadilan bukan malah dibunuh dan dibom karena mereka juga banyak yang muslim juga. Muslim yang lalai dari kehidupan ahirat sehingga berbuat zalim karena urusan perut.

Kemudian ketika teroris sudah melumpuhkan pihak keamanan negara, incaran mereka selanjutnya pemerintahan yang dianggap toghut bagi mereka terutama negri ini yang berasaskan pancasila. Setelah berhasil berkuasa mereka akan bunuh siapapun yg tdk sesuai ideologi mereka entah ga peduli muslim atau kafir. Kok gila dan sangat kejam? tidak sesuai dengan ajaran islam yang rahmat bagi semesta alam menebarkan kasih sayang?? Ya itulah sifat pokok khawarij klo dalam bahasa inggris terorist.

Saat ini istilah toghut jadi tren untuk mencuci otak kaum awam supaya melakukan tindakan terorisme terhadap aparat negara. Berhati hatilah dengan website website propaganda yang bertujuan untuk memecah belah dan menggoyahkan keamanan di negri yang sedang aman ini. Meski sebenarnya tidak aman secara nonfisik semisal kacaunya secara politik dan hukum dinegri ini yang dikuasai oleh uang tapi tidak berarti mereka yang berpartisipasi dalam hukum negri ini semuanya adalah toghut. Sehingga halal dibunuh seenaknya seperti propaganda kaum kufur, karena banyak mereka yang muslim dan mereka cuma sebatas tuntutan pekerjaan saja demi mendapatkan gaji untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka. Semisal pihak keamanan dan pertahanan.

Menurut ajaran terorisme istilah toghut itu adalah mereka yang membuat hukum-hukum tidak sesuai dengan al-Quran dan mereka yang menganut hukum dinegri ini otomatis semua toghut menurut mereka baik pejabat aparatur dan rakyat jelata karena kita hidup dinegara demokrasi mau tak mau memang harus menganut hukum yang ada, asalkan hukum itu tidak mengusik ajaran agama semisal melarang sholat puasa dll itu sebenarnya tidak halal diperangi karena malah menimbulkan kekacauan dan korban penduduk yang tidak tahu apa2. Saya akan mengambil contoh yang tepat contoh thogut yang nyata yaitu presiden AS george W bush yang anti islam atau fir'aun yang mengaku tuhan dan menuntut rakyatnya mengakui dia tuhan yang patut disembah dan perkataannya dituruti ahirnya dia diazab tenggelam dilaut merah. 


Sedangkan presiden, dpr, kepolisian dll mereka tidak menuntut buat disembah bahkan mereka sebagian besar muslim. Meski peraturan negri ini kacau karena bukan menganut hukum negara islam bukan berarti mereka adalah toghut karena mereka tidak mengusik keberadaan kaum muslimin dan mereka tidak melarang sholat tidak menyuruh kita menyembah presiden ataupun menyembah bendera. Jika upacara lalu kita hormat bendera bukan berarti kita menyembah bendera itu, Pemikiran kolot macam apa itu. Hormat bendera maknanya kita menghormati dan menghargai jasa pahlawan dan kaum muslimin mujahidin yang telah mengorbankan nyawa mereka demi kemerdekaan dan perdamaian negri tercinta ini. Seandainya kita masih terjajah jepang atau belanda belum tentu islam berkembang pesat dinegri ini. Justru sebaliknya seperti negara lain seperti myanmar, Islam akan diboikot di propaganda sebagai agama berbahaya, islamofobia berahir pada pembantaian dan perang. 


Terorisme dan Paham Khawarij

Dulu Pada zaman nabi Muhammad saw, beliau menyuruh sahabatnya untuk membunuh seseorang ahli ibadah. Alasannya dia kelak akan menurunkan anak cucu yang berpaham extrem dan berbahaya. Kenapa nabi bisa tahu masa depan orang itu tentu saja itu karena ada malaikat jibril disisinya yang selalu memberitahukan kabar dari Allah SWT. Tapi ketika sahabat mau membunuhnya dia tidak tega karena dia seorang muslim dan ketika mau dibunuh dia sedang sholat, lalu mengurungkannya lagi kemudian ketika rasul suruh kembali dan membunuh dia lagi sholat lagi begitu berulang ulang. Tapi kemudian nabi berkata kelak akan lahir dari anak cucu orang ini seorang yang ahli ibadah tapi ilmunya hanya sebatas melewati kerongkongannya saja, alias gapaham apa yang telah dia pelajari cuma sangat rajin beribadah sehingga menjadi paham extrem kaku dan kolot. Dijuluki khawarij (extremis) cirinya botak, dahinya terdapat tanda hitam, sangat ahli ibadah, rajin membaca alquran tapi tak paham apa yang dia pelajari, cenderung memusuhi sesama orang islam daripada orang kafir, Terbukti munculnya khawarij dijaman sahabat sepeninggal nabi Muhammad saw, membantai kaum muslimin dengan keji.

Meski jaman sekarang jarang ekstremis botak tapi botak bisa juga bermakna sempitnya pemikirannya. Memahami agama sebatas teks tertulis dan tak tahu makna mendalamnya sehingga mudah saja mengkafirkan dan membidah bidahkan kaum muslimin. 

Kelak mereka akan masuk neraka seperti anjing anjing hina, anjing anjing lapar yang menggonggong dan suka mengginggit seperti anjing rabies

Khawarij adalah anjing-anjingnya neraka. (HR. Ahmad 19415, Ibn Majah 173 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

Namun kita juga harus sangat waspada paham khawarij memang tidak seganas jaman dulu. Tapi saat ini banyak sempalan khawarij teriak khawarij juga. Mereka juga ikut andil dalam tindakan paham terorisme dinegri ini. Menuntut negri yang berpaham syariah tapi caranya salah cenderung menggunakan kekerasan daripada sikap dan ahlak mulia. Jika kita menginginkan masyarakat yang berpaham syariah seharusnya kita mulai dari diri kita sendiri baru kita berbenah kepada orang lain dan masyarakat luas jika tidak malah berahir kebodohan dan mencelakaan diri sendiri seperti bom bunuh diri malah berujung ke neraka bukan ditemani 72 bidadari malah ditemani 72 setan neraka.

Makna Toghut menurut Ulama

dari berbagai pendapat para ulama tentang makna istilah thaghut adalah sebagaimana perkataan Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullahu Ta’ala dalam Tafsir-nya (3/21): 

Yang benar menurut pendapatku tentang makna thaghut adalah semua orang yang melampaui batas terhadap Allah Ta’ala, sehingga dia pun disembah selain Allah Ta’ala. Baik hal itu disebabkan karena kekuasaannya atas orang-orang penyembahnya atau karena ketaatan para penyembahnya kepadanya, baik sesembahan tersebut berupa manusia, setan, patung, berhala, atau sesembahan dalam bentuk apa pun.

Dikatakan pula bahwa asal kata dari thaghut adalah,

طغا فلان يطغو

“jika seseorang melewati ukuran semestinya sehingga melampaui batas”.

Maka para Nabi, ulama, wali, dan orang-orang shalih selain mereka, tidaklah mengajak manusia untuk menyembah mereka dan juga tidak setuju terhadap tindakan mereka (para penyembahnya). Bahkan mereka memperingatkan umat dari tindakan tersebut dengan bentuk peringatan yang sangat keras. Lebih-lebih lagi, tujuan utama diutusnya para rasul kepada manusia adalah untuk mengajak manusia men-tauhidkan Allah Ta’ala dan mengingkari segala macam sesembahan selain Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman,

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

Dan sungguhnya kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), ‘Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu.’” (QS. An-Nahl [16]: 36)

Allah Ta’ala befirman,

وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ (116) مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (117)

Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman, ‘Wahai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sesembahan selain Allah?’ Isa menjawab, ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan, maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib.”

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu, ‘Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu’, dan aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu.” (QS. Al-Maidah [5]: 116-117)

Maka para nabi dan ulama tidaklah disebut dengan thaghut, meskipun manusia menyembah mereka di samping menyembah Allah Ta’ala.

Jika manusia melampaui batas terhadap Imam Asy-Syafi’i atau ulama lainnya –rahimahumullahu Ta’ala-, (misalnya) dengan ber-istighatsah kepada mereka atau menyembah kubur mereka, maka tidak ada dosa atas mereka (para ulama). Dosa tersebut berlaku bagi orang yang berbuat syirik. Demikian pula umat Nashrani yang menyembah Nabi Isa ‘alaihis salaam. Nabi Isa ‘alaihis salaam tidaklah menanggung dosa sedikit pun atas perbuatan umat Nashrani tersebut.

Di antara defisini ringkas tentang thaghut adalah,

من عُبِد من دون الله وهو راضٍ

Semua yang disembah selain Allah Ta’ala dan dia ridha (tidak mengingkari) atas penyembahan tersebut.

Dan telah diketahui bahwa Nabi Isa alaihis salaam, demikian pula para Nabi yang lain, dan juga Imam Asy-Syafi’i serta para ulama ahli tauhid yang lainnya, mereka tidaklah ridha sedikit pun terhadap penyembahan manusia kepada mereka. Bahkan mereka melarang hal tersebut dan menjelaskan (hakikat) tauhid.

Allah Ta’ala befirman,

وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ (116) مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ (117)

Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman, ‘Wahai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sesembahan selain Allah?’ Isa menjawab, ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan, maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib.”

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu, ‘Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu’, dan aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu.” (QS. Al-Maidah [5]: 116-117).

Kesimpulan

Hari akhir sudah dekat paham sesat begitu cepatnya menyebar baik melalui media internet dan surat kabar. bentengi akidah kita dan ahlak kita dengan ilmu yang lurus. Waspadai tontonan tontonan tidak bermutu di facebook youtube dll isinya seakan mengajarkan agama justru malah mengajarkan kekacauan dan peperangan, Mengajarkan kebencian dan mengajarkan kesesatan. Meski mulut bicara al-quran tapi bukan berarti 100% benar justru sebaliknya digunakan tameng buat menyebarkan ajaran dan propaganda sesat supaya negri ini mengalami kekacauan dan kerusuhan hebat seperti dinegara negara lainnya seperti timur tengah. Masyarakat kita cenderung suka berdamai dan bersatu karena perdamaian itu indah, butuh pengorbanan besar. Jasa jasa kaum muslimin serta mujahidin dan pahlawan dimasa lalu mengusir penjajah akan sia sia jika kemerdekaan kita ini malah di isi oleh paham paham sesat yang membuat suasana lebih buruk (kekacauan, kerusuhan, ketakutan dll). Bukan malah menjadikan lebih damai dan lebih sejahtera masyarakatnya seperti yang dicita citakan oleh para pahlawan yang telah mengorbankan nyawa. 

Jangan pernah mimpi mati syahid dengan cara bom bunuh driri atau dengan menyebarkan teror dimasyarakat yang sedang hidup damai dan kemudian seenaklnya mati konyol badan hancur berantakan lalu dapat ganjaran surga dan istri cantik jelita 72 bidadari yang di iming imingkan oleh setan penyebar paham sesat dan teror. Justru ketika bunuh diri atau bom bunuh diri itu dosa besar dan pelakunya terancam jadi penghuni neraka jahanam yang kekal.

Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara meminum racun maka ia akan selalu menghirupnya di neraka jahanam dan ia kekal di dalamnya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan cara terjun dari atas gunung, maka ia akan selalu terjun ke neraka jahanam dan dia kekal di dalamnya. (HR Muslim).

Sesungguh perkataan iblis (manusia /ulama sesat) itu manis tapi busuk pada ahirnya. Iming iming surga dan iming iming kebahagiaan justru diahirat malah mendapat siksaan kekal. Bidadari yang kalian idamkan yang jauh lebih cantik dari lisa blackpink, lunamaya, tamara belsinksi, dll itu hanya sebatas angan saja, ternyata yang terjadi kelak malah bertemu 72 malaikat penjaga neraka yang siap menyiksa kapan saja. 

Naudzubillah semoga kita terhindar dari segala paham sesat yang menyengsarakan dunia dan ahirat amin.

 

Mutiara Nasehat Islam : Puncak Derajat Manusia Bukan Kedudukan Dan Jabatan

  puncak keberadaan tertinggi manusia bukan ketika sudah mencapai kedudukan atau tempat ketinggian tertentu tapi ketika sudah mampu menaklukan hawa nafsunya, apapun gelarnya itu ulama, guru, master, raja, suhu kisanak (praktisi pengalaman bukan temperatur), sensei, direktur, aparatur dll kalau masih tunduk kepada hawa nafsunya kedudukannya masih hina setara budak budak

Ashabil_muslimin@2022

Kamis, 07 Juli 2022

Mutiara Nasehat : Berjalanlah dibelakang anakmu jangan didepan anakmu

  "Seorang Cendekia Pernah Berkata, Berjalanlah dibelakang anakmu jangan didepan anakmu

Artinya sebagai orang tua tak perlu mengatur kehidupan anaknya secara penuh itu sama saja memenjarakannya, sebagai orang tua juga tak boleh membiarkannya seenaknya, tugas orang tua adalah berjalan dibelakangnya mengawasi dan menegurnya ketika salah jalan..

 Orang tua jaman sekarang kebanyakan memenjarakan anaknya dalam doktrin mereka sehingga merasa tertekan hidupnya akhirnya bisa melakukan pelampiasan yang negatif ketika lolos dari pantauan orang tua

Juga kebanyakan mereka banyak yang membiarkan seenaknya seakan pendidikan hanyalah tugas guru, banyak anak anak nakal tawuran miras narkoba sebab dari kurangnya perhatian orang tuanya."

(Ashabul Muslimin)