Tampilkan postingan dengan label Buku Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Umum. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Mei 2026

Hidup Ini Keras ? Mari Tengok Planet Merkurius !!

 



Oleh: M. Ashabul Amman

(penulis freelance artikel dan filsafat islam)



​Pendahuluan: Jebakan Drama Picisan Manusia Modern


Sebelum mulai pembahasan. Marilah kita berpikir sejenak. Benarkah tuhan menciptakan hidup ini keras. Atau pemikiran kita dan keimanan kita yang terlalu lembek. Mari kita bahas panjang lebar disini. Sejatinya alam guru manusia. Karena dialah mahluk ciptaan tuhan pertama sebelum manusia diciptakan. Mari kita tengok planet luar bumi sebagai cermin kehidupan kita sehari2. Sains dan pengetahuan wajib hukumnya bagi orang berakal. Supaya jadi pelajaran dan refleksi. Bukan cuma penghias buku perpustakaan. 

​Peradaban manusia hari ini sedang mengalami krisis eksistensial yang akut, namun berada di level yang sangat dangkal. Di kafe-kafe perkotaan, di pojok-pojok media sosial, hingga di ruang-ruang obrolan santai, narasi yang paling sering bergaung adalah keluhan. "Hidup ini keras," "Takdir begitu kejam," atau "Saya sudah tidak kuat lagi menghadapi kenyataan." Ironisnya, jika kita bedah apa yang mereka sebut sebagai "kenyataan keras" tersebut, kita sering kali hanya menemukan drama picisan artifisial yang dibesar-besarkan oleh ego. Putus cinta seolah-olah menjadi akhir dari dunia. Gagal mendapatkan validasi sosial atau terjebak dalam kompetisi status materi membuat seseorang merasa hidupnya telah hancur berkeping-keping. Di titik paling ekstrem, ruang keputusasaan yang sempit ini bahkan mendorong sebagian manusia untuk mengambil keputusan fatal: mengakhiri hidup mereka sendiri. Mereka merasa dikhianati oleh semesta, seolah-olah Bumi ini adalah penjara bawah tanah yang paling menyiksa.

​Namun, benarkah Bumi ini sekejam itu? Ataukah manusia modern saja yang mentalitasnya telah mendegradasi makna "keras" menjadi sekadar riak kecil emosional?

​Untuk meruntuhkan kesombongan logika dan membersihkan karat-karat ego yang menyumbat akal sehat tersebut, kita perlu melipat sejenak buku drama kemanusiaan kita. Mari kita tarik jarak pandang kita sejauh jutaan kilometer meninggalkan atmosfer biru yang nyaman ini. Kita melompat langsung ke ring pertama tata surya, mendekati sang surya, dan menatap sebuah dunia yang memegang definisi sejati dari kata keras: Merkurius.

​Bagian I: Merkurius, Cermin Realitas Kosmis yang Tanpa Kompromi

​Merkurius adalah sebuah manifesto telanjang dari hukum fisika alam semesta yang berdiri tanpa topeng, tanpa kompromi, dan tanpa belas kasihan. Sebagai planet yang paling dekat dengan Matahari, ia tidak memiliki kemewahan untuk menyembunyikan diri dari amukan energi sang bintang induk. Jika Bumi adalah oasis yang memanjakan, maka Merkurius adalah ladang pembantaian kosmis yang absolut.

​1. Ekstremitas Suhu yang Mematikan

​Di Bumi, perubahan suhu beberapa derajat saja sudah memicu keluhan massal. Di Merkurius, perbedaan suhu antara siang dan malam adalah sebuah lompatan distopik yang tidak masuk akal bagi biologi manusia.

​Ketika wilayah permukaannya menghadap langsung ke Matahari, ia dipanggang oleh suhu ekstrem yang mencapai 430°C. Pada tingkat kepanasan seperti ini, logam seperti timbal akan meleleh dengan mudah di atas tanahnya yang gersang. Namun, begitu wilayah tersebut berputar menjauhi Matahari memasuki kegelapan malam, ketiadaan atmosfer membuat seluruh panas tersebut lolos kembali ke ruang hampa dalam sekejap. Hasilnya? Suhu permukaan langsung merosot tajam hingga membeku ekstrem di angka -180°C.

​Bayangkan sebuah dunia di mana Anda dibakar hidup-hidup di siang hari, lalu dibekukan menjadi batu es kosmis di malam hari. Tidak ada masa transisi yang lembut, tidak ada angin sepoi-sepoi yang meredakan penderitaan. Hanya ada benturan dua kutub ekstrem yang terjadi secara konstan dan berulang selama miliaran tahun.

​2. Amukan Radiasi dan Ruang Hampa yang Senyap

​Merkurius hampir tidak memiliki atmosfer. Lapisan tipis yang menyelimutinya hanyalah eksosfer rapuh yang terdiri dari atom-atom yang terlempar dari permukaannya akibat angin matahari. Ketiadaan perisai gas ini berarti Merkurius tidak memiliki pelindung sama sekali dari radiasi kosmis, sinar ultraviolet tingkat tinggi, dan badai partikel bermuatan yang dimuntahkan oleh Matahari secara brutal setiap detik.

​Di sana, tidak ada udara untuk menghantarkan suara. Semuanya berjalan dalam kesunyian yang mencekam. Meteorit-meteorit kecil menghantam permukaannya dengan kecepatan puluhan kilometer per detik tanpa ada atmosfer yang membakarnya terlebih dahulu, menciptakan kawah-kawah dalam yang menjadi saksi bisu betapa kasarnya perlakuan alam semesta terhadap planet kerdil ini.

​Bagian II: Paradoks Janin dan "Ikan Sapu-Sapu"

​Mari kita bawa data objektif Merkurius ini untuk membedah paradoks biologi dan mentalitas manusia di Bumi.

​Di Merkurius, jangankan memikirkan manusia yang bisa hidup, membangun peradaban, atau nongkrong di pos ronda; satu sel janin pun tidak akan pernah mampu tumbuh. Jika sebuah rahim buatan diletakkan di atas permukaan Merkurius tanpa perlindungan artifisial yang masif, radiasi kosmis akan mengoyak dan merusak struktur DNA-nya dalam hitungan milidetik. Setiap molekul air yang menjadi fondasi awal pembelahan sel akan langsung dilenyapkan oleh panas atau dikunci oleh beku ekstrem. Semesta di ring pertama ini secara tegas menyatakan: Tidak ada tempat bagi kelemahan biologis.

​Sekarang, mari kita tengok Bumi. Planet ini menyediakan ruang rahim yang sangat hangat, dilindungi oleh plasenta yang cerdas, didukung oleh air ketuban yang stabil, dan disuplai oleh nutrisi yang melimpah dari alam yang subur. Bumi dirancang dengan presisi yang sangat luar biasa sebagai sistem pendukung kehidupan: memiliki atmosfer tebal yang menyaring radiasi mematikan, memiliki medan magnet (magnetosfer) yang membelokkan amukan angin matahari, dan memiliki siklus air yang berputar tanpa henti secara gratis.

​Namun, apa yang dilakukan oleh makhluk yang lahir dari kemewahan fasilitas biologis ini?

​Ketika manusia berkembang biak secara masif di atas Bumi—dalam jumlah yang meledak namun sering kali tanpa diiringi oleh peningkatan kualitas kesadaran, mirip seperti populasi ikan sapu-sapu di sungai-sungai yang tercemar—mereka justru menciptakan neraka mereka sendiri. Manusia modern dipasok oksigen gratis oleh pohon-pohon, diberi tanah subur untuk menanam, namun mereka memilih membangun sistem sosial yang beracun. Mereka menciptakan kompetisi ego, jeratan utang, keserakahan struktural, dan kepalsuan status.

​Lalu, ketika sistem buatan ego mereka itu runtuh dan menciptakan tekanan mental, dengan penuh kelancangan mereka mengarahkan telunjuk ke langit dan berkata bahwa Tuhan itu kejam, atau memilih menyimpankan keputusasaan mereka di dalam tindakan bunuh diri. Ini adalah disonansi kognitif terbesar dalam sejarah tata surya: makhluk hidup yang berada di planet paling aman dan paling manja di seluruh galaksi, merasa dunia mereka runtuh hanya karena masalah mikro seperti diputus pacar atau kekurangan materi mewah. Mereka sekarat di tepi mata air yang murni karena menolak untuk menggunakan akal sehat mereka.

​Bagian III: Ego Manusia dan Matinya Akal Sehat

​Mengapa manusia bisa begitu buta terhadap kemewahan Bumi dan begitu mudah mendramatisasi "kekerasan" hidup? Jawabannya terletak pada satu entitas yang menguasai sistem operasi mental mereka: Ego.

​Dalam literatur psikologi modern, kita menyebutnya ego—dorongan yang berpusat hanya pada kenyamanan subjek, kepuasan instan, dan penolakan untuk merasa kecil. Sementara dalam naskah-naskah kuno ajaran Samawi, entitas yang sama ini dikenal dengan nama Hawa Nafsu. Keduanya adalah makhluk yang sama. Hawa nafsu atau ego bertindak seperti dinding beton yang menyempitkan ruang berpikir manusia hingga menciptakan tunnel vision yang akut.

​Ketika ego menguasai manusia secara sempurna, mata hati dan pikiran mereka akan tertutup rapat. Mereka kehilangan kemampuan untuk melihat lanskap realitas secara makro. Mereka tidak lagi mampu membandingkan posisi mereka dengan skala kosmis. Akibatnya, akal sehat mereka mati.

​Matinya akal sehat akibat ego ini bermanifestasi dalam dua pola utama di masyarakat:

​1. Mekanisme Pertahanan Diri yang Primitif: Menertawakan Fakta Besar

​Ketika manusia-manusia penyembah ego disodorkan pada fakta-fakta besar alam semesta—seperti kedahsyatan suhu Merkurius atau megahnya struktur galaksi—ego mereka secara otomatis merasa terancam. Ego menolak fakta bahwa manusia sebenarnya hanyalah debu mikroskopis yang tidak signifikan di tengah dinginnya semesta.

​Untuk melindungi kerapuhan mental tersebut, otak mereka mengambil jalan pintas yang primitif: meremehkan dan menertawakannya. "Alah, itu cuma dongeng NASA," atau "Kibulan sains untuk menakut-nakuti saja." Tertawa dan menganggap sains sebagai konspirasi adalah benteng bagi mereka agar mereka bisa tetap merasa pintar, merasa memegang kendali, dan tetap nyaman di dalam tempurung berpikir mereka yang sempit. Mereka menolak dikerdilkan oleh kebenaran, sehingga memilih hidup dalam kebodohan yang bising.

​2. Ilusi Kegagahan dan "Gaduh Malam"

​Penyempitan akal sehat ini juga merembes ke dalam perilaku fungsional sehari-hari. Ambil contoh sederhana tentang fenomena orang-orang yang mabuk minuman keras dengan dalih agar "kuat jaga malam" atau agar terlihat "gagah."

​Secara logika dan biologi, alkohol adalah zat depresan yang merusak sistem saraf pusat. Di dunia nyata, manusia yang tidak mabuk justru memiliki ketahanan murni; mereka betah terjaga hingga pagi hari, tetap segar beraktivitas dan bekerja di siang hari karena memiliki stabilitas energi yang dikontrol oleh akal jernih. Sementara mereka yang mabuk, kenyataannya baru jam 2 pagi sudah tumbang (tepar) dengan kesadaran yang rusak, berbicara ngalor-ngidul tidak keruan.

​Dimana letak kegagahannya? Tidak ada. Yang ada, mereka yang harusnya menjalankan fungsi menjaga keamanan lingkungan di malam hari, justru berubah fungsi menjadi sumber "gaduh malam." Mereka berteriak, tertawa keras tanpa peduli waktu, merusak ketenangan (serenity) warga sekitar, dan memicu konflik. Bensin energi yang harusnya menjalankan motor kehidupan, justru mereka siramkan ke bodi motor untuk membakar diri mereka sendiri akibat kebodohan menuruti ego.

​Bagian IV: "Membaca Buku Tuhan" Langsung dari Alam Semesta

​Bagi mereka yang memilih untuk menjaga kesadarannya tetap berada di frekuensi yang tinggi, melihat penyelewengan akal sehat massal ini tentu menimbulkan keheranan yang mendalam. Namun, mendebat gerombolan penyembah ego adalah sebuah kesia-siaan energi yang luar biasa.

​Inilah mengapa metode yang paling taktis dan dingin dalam memahami kehidupan adalah dengan "membaca buku Tuhan" langsung dari lembar-lembar alam semesta, tanpa perlu terjebak pada kulit luar dogma atau rentetan dalil suci yang sering kali diremehkan oleh orang-orang yang hatinya sudah berkarat.

​Menyodorkan untaian ayat suci yang indah kepada manusia yang pikirannya sudah tersumbat oleh keserakahan materi atau drama picisan seperti menuangkan air murni ke atas batu yang berminyak; ia tidak akan meresap, hanya lewat dan terbuang sia-sia. Mereka akan mendebatnya, memanipulasinya, atau mengaransemennya demi keuntungan ego mereka sendiri—persis seperti yang dilakukan oleh kaum-kaum cerdas yang sesat di masa lalu yang berani merombak-rombak teks suci layaknya memodifikasi aplikasi atau game demi memuaskan kenyamanan politik dan rasial mereka.

​Sebaliknya, cermin kosmis seperti Merkurius tidak bisa didebat dengan argumen moral atau manipulasi kata-kata. Ia adalah fakta fisik yang telanjang:

  • ​Jika manusia mengeluh bahwa takdir hidup di Bumi ini keras, sodorkan angka 430^\circ\text{C} siang hari di Merkurius.
  • ​Jika manusia merasa berhak egois dan merusak, tunjukkan betapa instannya ruang hampa udara di sana akan melenyapkan eksistensi mereka jika Bumi tidak lagi sudi melindungi mereka.

​Melalui tamparan fakta kosmis inilah, logika manusia dipaksa untuk berhadapan langsung dengan aturan main alam semesta yang sesungguhnya. Mereka dibawa untuk menyadari bahwa takdir yang mereka jalani di Bumi saat ini sebenarnya adalah sebuah kemewahan tingkat tinggi yang gratis, dan keluhan mereka selama ini hanyalah produk dari mentalitas yang manja.

​Bagian V: Tingkat Ancaman: Orang Bodoh vs. Orang Pintar yang Jahat

​Membahas matinya akal sehat akibat ego membawa kita pada sebuah kesimpulan sosiologis yang sangat krusial tentang tingkat bahaya destruktif manusia. Peradaban kita sering kali terlalu fokus mengantisipasi kegaduhan yang dibuat oleh orang-orang bodoh, padahal ada ancaman laten yang jauh lebih mengerikan di balik meja-meja sepi.

​Ada sebuah sari pati nasihat lama yang mengatakan bahwa orang bodoh yang jahat tidak lebih berbahaya daripada orang pintar yang jahat dalam posisi "tidur". Tafsir dari kalimat ini sangat dingin dan membongkar mekanisme akumulasi energi.

​Ketika orang bodoh yang jahat menuruti egonya (seperti para pelaku kriminal jalanan atau gerombolan yang membuat gaduh malam), daya rusak mereka sangat terlokalisir. Mereka bising, instan, dan sangat mudah diringkus oleh hukum fisik karena kapasitas berpikir mereka pendek.

​Namun, ketika orang pintar yang jahat berada dalam posisi "sedang tidur" atau diam, dunia luar mungkin merasa aman karena tidak ada kegaduhan di permukaan. Padahal, itu adalah ilusi yang menipu. Fase "tidur" atau diamnya orang pintar yang jahat adalah masa akumulasi energi potensial yang maksimal. Otak mereka yang cerdas namun dikuasai ego sempurna sedang melakukan pengisian daya (recharging).

​Begitu fajar tiba dan mereka bangun dengan energi penuh serta pikiran yang tajam, seluruh daya tersebut langsung dilepaskan menjadi energi kinetik perusak berskala makro. Tanpa perlu berteriak di jalanan, mereka duduk di balik meja kerja ber-AC untuk merancang "ayat-ayat sesat" baru:

  • ​Mereka memodifikasi sistem hukum dan undang-undang demi melegalkan perampokan hak publik.
  • ​Mereka menyuntikkan algoritma manipulatif ke dalam aplikasi yang merusak mental generasi muda.
  • ​Mereka menciptakan inflasi dan krisis ekonomi sistemik yang bisa memiskinkan jutaan orang sekaligus hanya dengan beberapa baris kode atau goresan pena.

​Mereka adalah arsitek distopia yang sesungguhnya. Mereka beristirahat bukan untuk memulihkan kebaikan, melainkan untuk memperbarui pasokan bensin agar bisa membakar motor peradaban secara lebih efisien, terstruktur, dan masif keesokan harinya.

​Kesimpulan: Kembali ke Titik Nol Kesadaran

​Pada akhirnya, perjalanan pengamatan kita dari gersangnya permukaan Merkurius hingga ke balik meja kerja para perusak peradaban modern membawa kita kembali ke satu titik kesadaran yang mutlak: Bumi ini tidak pernah keras; yang keras dan merusak adalah ego manusia yang tidak terkendali.

​Manusia di era modern ini terlalu sibuk memanjakan hawa nafsu mereka, memberi makan ego yang tidak pernah kenyang, hingga mengorbankan akal sehat yang merupakan perangkat paling mulia yang mereka miliki. Mereka seperti anak manja yang menangis histeris di dalam istana mewah hanya karena salah satu mainannya bergeser beberapa sentimeter, sementara di luar dinding istana, alam semesta yang dingin dan hampa siap melumat siapa saja yang kehilangan perlindungan.

​Menjadikan Merkurius sebagai cermin realitas adalah cara terbaik untuk melucuti segala bentuk dramatisasi cengeng kehidupan kita. Di hadapan skala kosmis, seluruh masalah mikro kita—mulai dari urusan patah hati, kegagalan status, hingga bisingnya opini orang lain—langsung luruh menjadi debu yang tidak berarti.

​Kita tidak membutuhkan ribuan dalil yang didebat jika kita mau membuka mata untuk melihat bagaimana semesta ini bekerja. Hidup ini adalah sebuah hak istimewa yang sangat langka dan mewah di tengah dinginnya ruang hampa tata surya. Maka, berhentilah mengeluhkan takdir. Bersihkan karat-karat ego di dalam hati, kendalikan bensin energi di dalam diri secara presisi menggunakan kemudi akal sehat, dan mulailah merawat serenity (kedamaian) hidup di atas Bumi yang super ramah ini sebelum waktu kita habis dan kita kembali menjadi bagian dari keabadian spiral kosmis yang sunyi.

Selasa, 04 Januari 2022

Download Ebook Ilmu Pengetahuan Modern - Bintang Dan Planet



Ebook ini adalah seri astronomi mengingat kembal pelajaran sains ipa di sekolah dasar dan umum, tentu ada materi penting lainnya yang tidak anda pelajari disekolah ada dibuku ini selamat membaca


 DOWNLOAD EBOOK


MIRROR LINK


Kamis, 23 Desember 2021

Download Ebook Astronomi : Galaksi, Kuasar, Pulsar dan Bintang Hantu



Mengenal Galaksi Quasar dan Pulsar merupakan ebook seri astronomi dari ilmu pengetahuan populer jilid 1 silah kan download ebook dibawah ini :

 DOWNLOAD EBOOK

Senin, 20 Desember 2021

Download Ebook Mengenal Tata Surya, Bintang Dan Galaksi

 


Buku ini adalah seri astronomi yang kami kutip dari ilmu pengetahuan populer jilid 1

DOWNLOAD


MIRROR LINK

Rabu, 15 Desember 2021

Download Ebook Teori Pembentukan Jagad Raya dan Rasi Bintang Pdf




 Buku ini berisi tentang teori pembentukan jagad raya dan pembahasan tentang rasi bintang yang kami kutip dari ilmu pengetahuan populer jilid 1, kami scan dalam bentuk pdf untuk memudahkan membaca untuk download bisa klik dibawah ini :


DOWNLOAD EBOOK PDF

Rabu, 06 Oktober 2021

Download Ebook Bahaya NEO (Near Earth Object) pdf


Neo adalah meteor dibawah 1 km yang melintas dekat bumi potensi bahayanya sangat mengerikan jika jatuh kebumi karena bumi bisa hancur dan menimbulkan kepunahan massal simak selengkapnya apa itu NEO 

Rabu, 08 September 2021

Download Ebook Membentuk Karakter Kepribadian Bangsa Melalui Pendidikan PDF


 MEMBANGUN KARAKTER KEMANUSIAAN,

MEMBENTUK KEPRIBADIAN BANGSA

MELALUI PENDIDIKAN

Editor

SARBAINI

Penulis

A. Syamsu Rizal

Aceng Kosasih

Ahmad Sarbini

Dinny Mardiana

Eman Suparman

Fadillah

Hermansyah

Izzah Faizah Siti Rusydati Khaerani

Kokom Siti Komariah

Lukman Hakim

Mad’Ali

Nunung Nursyamsiah

Sarbaini

Syamsul Arifin

Yunita Iriani Syarief Zein

UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT)

MATA KULIAH UMUM (MPK-MBB)

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BANJARMASIN


Penerbit :

UPT MKU (MPK-MBB) Universitas Lambung Mangkurat

Jalan H. Hasan Basry Kayutangi Banjarmasin

Telp.081351151914

email. sarbaini@unlam.ac.id

Dicetak oleh :

ASWAJA PRESSINDO YOGJAKARTA

Anggota IKAPI

Anggota IKAPI No. 071/DIY/2011

Jl. Plosokuning V/73, Minomartani,

Sleman, Yogyakarta

Telp. (0274)4462377

e-mail : aswajapressindo@gmail.com


DOWNLOAD EBOOK

Download Ebook Study Tentang Islam PDF

 STUDI ISLAM 

Penulis :  Ajahari, M. Ag. 

Desain Cover : Agung Istiadi 

Layout : Nana N IAIN PALANGKARAYA

 Komplek Islamic Center, Jl. G. Obos. Menteng. Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah 74874 Tlpn 0536-3239447 Bekerjasama dengan 

Penerbit: Aswaja Pressindo 

Jl. Plosokuning V No. 73 Minomartani, Ngaglik, Sleman Yogyakarta Telp.: (0274) 4462377 e-mail: aswajapressindo@gmail.com website: www.aswajapressindo.co.id


DOWNLOAD EBOOK

Download Ebook ISLAM DALAM BERBAGAI DIMENSI PDF


Penulis

Dr. Daud Rasyid, MA.

Penyunting

Iwan Kurniawan

Perwajahan isi dan penata letak

Fatahillah

Ilustrasi dan desain sampul

Jalan Lurus

Khat

Traditional Arabic

Penerbit

ROBBANI PRESS

E-mail : robbanipress.20@gmail.com


DAFTAR ISI

Prolog................................................................................i

Bab 1: Dīnul-Islām ..........................................................1

1. Kedudukan Tauhid Dalam Islam .......................................... 2

2. Generasi Al-Qur'an Yang Unik........................................... 15

3. Sunnah Dan Orientalis........................................................ 20

4. Akhlāq Mahmūdah, Kiat Mencapai Ketenangan Jiwa ......... 30

5. Ahlan Wasahlan Ya Ramadhān .......................................... 37

6. Nilai-nilai Ramadhan Dan Implikasinya Dalam Kehidupan ... 40

7. Kembali Pada Fitrah Dalam Menuju Kehidupan Yang Islami.. 53

8. `Īdul Adha Dan Semangat Berkorban ................................. 60

Bab 2: Pemikiran Islam ................................................ 65

1. Metode Berfikir Islami ....................................................... 66

2. Kitab Dalam Warisan Intelektual Islam .............................. 77

3. Islam Empat Dimensi......................................................... 82

4. Mewaspadai "Virus" Orientalis .......................................... 88

5. Dialog Peradaban Islam-Barat............................................ 96

6. Membaca Pidato Pangeran Charles................................... 102

7. Garaudy Vs. Sindikat Zionisme ........................................ 106

Bab 3: Hukum Islam................................................... 112

1. Falsafah Penerapan Hukum Islam..................................... 113

2. Salah Paham Terhadap Hukum Islam ............................... 125

3. Pidana Mati Dalam Tinjauan Islam................................... 134

4. Kedudukan Hukum Islam Dalam Tata Hukum Nasional Mesir . 143

vi

Bab 4: Aspek Sosial dalam Islam ............................... 155

1. "Konperensi Kependudukan" Dari Sisi Lain ..................... 156

2. Dominasi Zionisme Dalam Dunia Pers............................. 165

3. Kepedulian Sosial ............................................................ 186

Bab 5: Politik Timur Tengah...................................... 190

1. Potret Dunia Islam Masa Kini .......................................... 191

2. Membaca Perjanjian Damai 'PLO-Israel' .......................... 200

3. HAMAS, Ikhwān Dan Ganasnya Zionisme ...................... 205

4. Bila Fundamentalis Yahudi Berkuasa ............................... 210

5. Gerakan Pembaruan Islam Antara Mesir Dan Al Jaza´ir ... 216

6. Boudiaf: 'Sadat' Kedua Di Tim-Teng................................ 225

7. Afghanistan, Perjuangan Tiga Belas Tahun ...................... 232

8. Israel Di Belakang Invasi Terhadap Irak........................... 238

Bab 6: Pendidikan Islam............................................. 245

1. Pesantren Dan Kepemimpinan Umat ................................ 246

2. Prospek Pertemuan Habibi-Grand Syeikh Azhar............... 262


DOWNLOAD EBOOK

Jumat, 01 September 2017

Kewajiban Seorang Muslim Kepada Kitab AlQuran

Al-Qur'an adalah kitab suci yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau-lah Nabi & Rasul terakhir, pun dengan Al-Qur'an yang menjadi kitab suci terakhir. Al-Qur'an bukan dibuat oleh Nabi Muhammad, sebab beliau tidak bisa membaca. Nabi Muhammad SAW hanyalah perantara dari Allah SWT kepada seluruh manusaia.

Sebagai umat Islam, tentu Al-Qur'an tidak akan kita biarkan begitu saja sebagai pajangan, koleksi, atau apa pun.. Selain 5 rukun Islam, kita pun memiliki 5 kewajiban terhadap Al-Qur'an.. Berikut ke-5 kewajiban tersebut:

1 At Tilawah (dibaca)

At Tilawah artinya membaca. Mengapa wajib dibaca? Sebab tanpa dibaca mustahil untuk mengerti maknanya, dapat mengamalkannya, bahkan menyampaikannya. Bicara masalah membaca, hukum membaca Al-Qur'an dengan benar (memakai tajwid) adalah Fardhu 'Ain (wajib untuk setiap orang). Sementara hukum mempelajari ilmu tajwid tersebut adalah Fardhu Kifayah (wajib untuk sekelompok orang, apabila sudah ada yang menjalankan maka gugurlah kewajiban untuk sekelompok orang itu). Jadi mau tidak mau kita harus tetap mempelajari ilmu tajwid walau sedikit, sebab akan sangat sulit untuk membaca dengan tajwid yang benar pabila kita tidak mengerti ilmu tajwid sama sekali.

2 Al Hifzu (dihafal)

Menghafal… Mengapa Al-Qur'an wajib dihafal? Sebab apabila tidak dihafal tentu akan sulit untuk mengamalkannya. Misalnya Anda ingin sholat, namun tidak hafal Al-Fatihah dan surat pendek, tentu akan menyulitkan Anda saat sholat. Masalah menghafal ini tidak mesti seluruh isi Al-Qur'an yang kita hafalkan. Minimal surat-surat pendek untuk bacaan sholat kita. Pun apabila kita sering membaca Al-Qur'an, nantinya kita akan hafal dengan sendirinyaJ

3 al Fahmu (dipahami)

Memahami Al-Qur'an wajib bagi setiap muslim, mengapa? Sebab salah satu tujuan membaca adalah untuk memahami. Pun sebelum kita mengamalkan sesuatu, kita harus memahami dulu sesuatu itu, supaya tidak salah dalam mengerjakannya. Sama halnya dengan Al-Qur'an… Ia adalah pedoman hidup yang paling lengkap. Tentu apabila kita memahaminya, akan mempermudah kita dalam mengamalkan isinya.

4 Al A'malu (diamalkan)

Seorang yang memahami dan mengerti sebuah kebaikan namun tidak mengamalkan bagaikan lebah yang tidak menghasilkan madu.. Al-Qur'an ada sebagai pedoman hidup manusia untuk diamalkan isinya, supaya manusia dapat menjalani hidup ini dengan baik sesuai yang diridhoi oleh Allah SWT.

5 Ad Da'wah (disampaikan)

Kebaikan bukanlah hanya untuk diri sendiri saja. Alangkah baiknya apabila ia dapat dirasakan oleh orang lain. Kebaikan yang terus menyebar ini akan menjadi lahan pahala yang terus mengalir bahkan apabila kita sudah meninggal sekalipun, kebaikan itu akan terus mengalir layaknya air zamzam yang tak pernah berhenti memancar.
Diluar sana masih banyak umat Islam yang belum mengetahui kewajiban-kewajiban ini. Sebagai sesama muslim tentu kita wajib memberitahu mereka. Mereka adalah saudara se-iman kita. Jangan biarkan mereka membiarkan Al-Qur'an tergeletak begitu saja hingga berdebu..

Jumat, 28 Juli 2017

Download Ebook Catatan Hitam 5 Presiden Indonesia, 1997 - 2007

 https://image.slidesharecdn.com/catatanhitamlimapresidenri-111219074924-phpapp02/95/catatan-hitam-lima-presiden-ri-1-728.jpg?cb=1324283731

Yang akan Anda baca ini memang bukan sesuatu yang manis. Buku ini juga tentu tidak ditujukan untuk menyenangkan setiap orang seperti cerita pengantar tidur. Di dalamnya, memuat rekaman hitam bersejarah yang boleh jadi belum pernah terungkap di media. Ini adalah hasil penelusuran jurnalistik selama 10 tahun. Catatan yang tajam dan paling komprehensif yang membedah kegagalan demi kegagalan presiden kita dalam membawa Indonesia tinggal landas. Satu hal yang pasti, ada solusi dan pencerahan yang ditawarkan sang penulis kepada kita dengan cara memberi gambaran apa adanya tentang tanah air tercinta. Setidaknya agar muncul ide-ide kreatif untuk menyelesaikannya.

 "Buku ini menarik karena merupakan hasil penelusuran jurnalistik sepanjang satu dekade, dengan dilengkapi analisis kritis yang komprehensif menyangkut aneka peristiwa ekonomi-politik yang berlangsung dalam kurun waktu itu."  Seputar Indonesia "Buku ini merupakan hasil penelusuran jurnalistik selama 10 tahun sekaligus analisis kritis yang komprehensif mengenai setiap peristiwa yang berlangsung selama itu. Buku ini memang tidak menyajikan sesuatu yang manis tentang republik." Media Indonesia "Ishak Rafick adalah wartawan yang mumpuni dan penuh ide. Buku ini adalah refleksi pikiran dan pandangan ekonominya terhadap berbagai masalah ekonomi di Indonesia, terutama sejak krisis. Saya salut atas hasil kerja kerasnya."

 Prof. Dr. Didik J Rachbini, Pengamat ekonomi dan Pendiri lembaga riset INDEF



DOWNLOAD EBOOK PDF

Mirror link

Senin, 06 Februari 2017

Download Ebook Menjadi Penulis Profesional


Setiap orang memiliki bakat dan keahlian masing-masing.Setiap orang memiliki bakat dan keahlian masing-masing. Setiap orang juga memiliki pengalaman masing- masing. Siapa saja dapat menulis tentang keahlian, pengalaman dan hal-hal lain yang dimilikinya dalam bentuk buku. Orang lain dapat membaca buku tersebut dan memperoleh dari pengalaman penulisnya.


Minggu, 28 April 2013

Download Novel Jadul SD, Hijau-Hijau Didesaku



Assalamu'alaikum wrwb

Alhamdulilahirabbil alamin. wa ala muhammadin wa ala alihi wa asbihi ajmain . amma ba'du.

Bagi anda generasi 80-90'an mungkin ada yang pernah membaca buku-buku novel bacaan anak-anak SD. Buku ini adalah buku "jadul" yang terbit pertama kali tahun 1983 ditulis oleh Drs. Ahmad Subur yang telah dicetak 3 kali oleh penerbit balai pustaka jakarta. Tujuan kami membuat e-book ini adalah sekedar menambah wawasan pengetahuan anak-anak sekolah dasar dan masyarakat umum khususnya, tidak untuk komersial.

Karena kami berpandangan bahwa berbagi tak pernah rugi. Apalagi jaman sudah maju, tentunya e-book lebih hemat biaya dan mudah di copy paste untuk dibaca semua kalangan tanpa repot-repot mencetak ulang atau di fotocopy. Buku ini adalah yang saya baca dulu ketika saya masih duduk di Sekolah dasar. Jadi alih-alih menambah pengetahuan dan sebagai buku bacaan anak. Maka tak ada salahnya buku ini juga berfungsi untuk "nostalgia". Ya, sekedar mengingatkan masa lalu kita generasi 80 – 90 an. Apalagi dijaman sekarang ini ternyata kalau saya amati semakin sedikit sekali buku-buku cerita anak yang bertajuk cerpen maupun novel yang bersifat mendidik. Kebanyakan novel sekarang isinya sulit dimengerti oleh anak-anak. Apalagi kadang temanya bertemakan percintaan orang dewasa dan sebagainya. Berbeda dengan jaman dahulu, buku bacaan anak itu bersifat melestarikan budaya bangsa dan mengandung pelajaran-pelajaran moral dan ilmu terapan. Tidak sekedar buku bacaan namun juga mengandung pesan pendidikan kepada anak. Tidak banyak kata, terakhir kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan e-book ini. Sekian dari kami, semoga e-book ini bermanfaat untuk semua kalangan, amiien.

setelah lama link error telah kami perbaiki, untuk mendownload e-book ini  klik tautan dibawah ini  : )


DOWNLOAD 

alternative link server 2

Minggu, 29 April 2012

Download Gratis E-book Komik Jadul Taman Surga (Komik serial surga-neraka era 70-an)





Pendahuluan
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wa Barokatuh
Segala Puji hanya bagi Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyusun E-book Komik Islami ini. Semoga sholawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan nabi kita Nabi Agung Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.
Bagi anak-anak generasi tahun 70-an sampai 90-an (semacam saya ini hehehe..) kalau ditanya komik apa paling membuat “terngiang-ngiang”, komik apa yang paling membekas seumur hidup, maka saya akan menjawab komik “gambaran surga dan neraka” . Siapa yang tak terkenang, tubuh-tubuh telanjang dibenamkan ke air mendidih dan sungai darah campur nanah, lidah digunting, kepala disiram timah panas, digigit kalajengking dan ular raksasa, dan macam-macam siksaan lain. Tak terbayangkan, komik menyeramkan seperti itu justru banyak dikonsumsi anak-anak kecil di masa itu. Sebelum menulis artkel ini, saya bertanya pada rekan sekerja apa mereka kenal komik surga-neraka. Semuanya, kawan-kawan kantor saya rata-rata mengalami masa kanak-kanak 1980-an dan 1990-an, mengaku mengenal komik itu dan punya kenangan buruk masing-masing. Seorang kawan mengatakan komik itu diajarkan khusus di tempatnya mengaji. "Nanti begini ini siksa neraka," kata seorang kawan saya menirukan guru mengajinya ketika kecil. Hasilnya efektif, ia ketakutan. Dan katanya “ baik pak Ustadz saya janji gak mau berbuat dosa”. Hehehe...
 ternyata cuman sekedar komik bisa jadi bahan pendidikan yang efektif bagi anak-anak jaman dulu. Kalau dibandingkan dengan anak sekarang  saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Karena bacaan anak sekarang tidak “se-klassik” anak jaman dahulu. Komik satu biji “dikeroyok”  rame-rame satu kelas sampai ludes karena keseringan dibaca. Beda sekali dengan keadaan buku-buku atau komik jaman sekarang. Kalau buku anak-anak sekarang terlihat rapi dan kelihatan masih baru karena tidak pernah dibaca karena anak sekarang masing-masing punya komputer atau Hp dirumahnya sehingga lebih enak main internet daripada membaca buku. Kalau komik anak-anak sekarang isinya cuman sekedar hiburan bahkan ada adegan-adegan sadis sama cium-ciuman. Pantes anak sekarang bandel-bandel lha wong bacaanya kayak gitu.
Komik surga-neraka tipis saja. Dicetak dalam kertas koran murahan. Hanya covernya yang berwarna. Sampulnya kadang bekas kalender. Tapi jangan lihat tampilannya lihatlah isisnya karena biarpun begitu komik ini punya pengaruh yang banyak pada saat itu. Saat majalah Islam Madina (edisi Agustus 2009) membuat laporan 100 Buku Islam Paling Berpengaruh, redaksinya tak lupa mencantumkan komik surga-neraka sebagai yang patut disebut. Dikatakan sebagai, "Genre komik yang memberi mimpi buruk banyak anak Indonesia sejak 1970-an. Salah satu komikus terkenalnya adalah Tatang S (yang biasa membuat komik Petruk-Gareng). Terkenal karena gambaran adegan siksaan neraka yang gamblang."
Komik ini bercertita tentang perjalanan hidup 2 anak manusia yang berbeda kondisi hidupnya dari lahir sampai mati. Yang satu terlahir dari orang tua yang kaya raya namun dimanja kecilnya dan kurang pendidikan agama oleh orang tuanya sehingga menjadi anak yang bandel dan rusak moralnya. Sampai ketika dia dewasa semakin bertambah parah kemaksiatannya sehingga pada saat matinya dalam kondisi yang mengenaskan karena dicabut oleh malaikat dengan keras.Lalu setelah mengalami hari kebangkitan dan hari perhitungan amal yang sangat ketat oleh Allah. Maka seorang ahli maksiat pasti mendapatkan balasan yang setimpal yaitu siksa neraka yang menyala-nyala. Berbeda dengan orang yang kedua yang terlahir dari anak orang miskin setiap harinya selalu diajari mengaji dan ilmu-ilmu agama oleh orang tuanya sehingga ketika dewasa dia menjadi orang yang benar akhlaqnya dan baik budi pekertinya, kepada orang yang tidak mampu dia suka menolong. Lalu pada saat kematiannya dia dijemput malaikat maut dalam keadaan khusnul khotimah. Lalu setelah mengalami hari kebangkitan dan diadili, Allah memasukkannya kedalam surga yang damai sejahtera nan abadi. Itulah balasan bagi orang yang beramal sholih, sabar dalam penderitaan dan gemar menolong kepada sesama manusia.
Akhir kata kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami menyelesaikan komik sederhana ini. Semoga banyak bermanfaat dan berkah amiin.
https://sites.google.com/site/ebookmuslimin/kabinet/Komik_Indahnya_Taman_Surga%20%5Bperpustakaan%20islam_www.ashabul-muslimin.tk%5D.zip?attredirects=0&d=1

NEWWW!!!! DOWNLOAD FULL KOMIK SURGA NERAKA FULL COLOUR KLIK DISINI !!!



Minggu, 22 April 2012

Akhir Zaman dan Imam mahdi ebook download

001 pendahuluan
 


 


Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

 Saya memuji, ruku' dan sujud kepada Allah yang Maha Besar. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Shalawat serta salam kepada Muhammad bin Abdullah, beserta para keluarga, sahabat serta para pengikutnya hingga akhir zaman. 

  Kompilasi ARTIKEL TENTANG IMAM MAHDI DAN  PASUKAN PANJI HITAM ini kami susun atas kerjasama SMPIT Binaaul Ummah dan Majelis Taklim Ashabul Muslimin. Semoga bermanfaat dan berkah,  amiien.
Tidak lupa kami memohon kepada saudaraku seiman supaya amal kami diterima disisi-Nya dan do’akan juga supaya anak-anak kami kelas 9 SMPIT Binaaul Ummah dan kelas XII SMA Binaaul Ummah Lulus 100 % dalam Ujian Nasional. 

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. 

KLIK UNTUK MENDOWNLOAD BUKU INI

 

Selasa, 10 April 2012

DOWNLOAD E-BOOK TENTANG MAKSIAT DAN DAMPAKNYA


-->



Maksiat adalah lawan ketaatan, baik itu meninggalkan peintah maupun melakukan suatu larangan. Sedangkan iman, sebagaimana telah diketahui ada 70 cabang lebih, yang tertinggi adalah ucapan “laa illaha illallah” dan yang terendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan. Jadi cabang-cabang ini tidak bernilai atau berbobot sama, baik yang berupa mengerjakan (kebaikan) maupun meninggalkan (larangan). Begitu pula dengan maksiat, maksiat mempunyai jenis-jenis tersendiri yaitu ada yang mengkibatkan pelakunya keluar dari Islam dan maksiat yang tidak mengeluarkan pelakunya daripada Islam. .........

 Klik disini untuk download E-book lengkapnya.

DOWNLOAD SERVER 1
alternative link server 2